Perkembangan Teknologi Di Indonesia

0
248
Perkembangan Teknologi Di Indonesia

Salah satu tolak ukur kemajuan dari suatu negara adalah perkembangan teknologi nya. Semakin maju peradaban negara maka teknologinya pun semakin maju pula. Akan tetapi, bagaimana dengan perkembangan teknologi di Indonesia? Kondisi di Indonesia tak jauh jika dibandingkan dengan negara-negara berkembang yang lainnya. Teknologi serta Informasi di Indonesia bisa dikatakan cukup maju, namun masih belum merata. Hanya kota-kota besar saja lahyang memiliki akses teknologi terbaru ini.

Indonesia memiliki satu masalah yang fatal yakni besarnya bentang alam. Lebih banyak laut dibandingkan daratan membuat pemeratan perkembangan teknologi terbaru menjadi lambat. Misalkan Korea Selatan yang merupakan negara dengan bentang alam yang tak bagitu rumit sudah benar-benar siap untuk pembuatan jaringan 5G.

Jaringan yang tentu saja jauh diatas 4G! Lalu bagaimana dengan di Indonesia? Jangankan 5G, 3G masih belum merata. Bahkan di beberapa tempat jaringan 3G masih sebagai barang yang langka. Hanya kota-kota yang besar saja yang bisa menikmati jaringan 3G, itupun masih belum maksimal. Karena tetap saja, meskipun namanya jaringan 3G, namun akses internet tetap dirasa lambat.

Untuk kualitas SDM di Indonesia sendiri tak kalah hebat, tak sedikit orang-orang Indonesia yang terkenal di dunia dalam hal teknologinya. Seperti bapak Prof. Dr. Khoirul Anwar, beliau adalah orang Indonesia yang menemukan jaringan 4G.

Meskipun orang Indonesia sendiri yang menemukan 4G, namun mengapa di Indonesia belum juga direalisasikan teknologinya? Selain itu ada pula Jim Geovedi, laki-laki yang hanya lulusan SMA ini menjadi salah satu top hacker didunia. Ia seringkali diundang dalam event hacker dunia. Tak hanya itu, bahkan ia bisa menghack koordinat satelit dan juga mengubah koordinat sesuai yang diinginkannya.

Pemerintah Indonesia semoga kedepannya menjadi lebih bijak dan mampu untuk memanfaatkan orang-orang jenius seperti mereka. Sebenarnya dari segi SDM kita sudah siap, namun support dari pemerintah masih sangat kurang.

Mereka terkesan sibuk membicarakan politik dan agak mengesampingkan masalah Perkembangan teknologi dan informasi. Dan hasilnya, perusahaan asing pun menjadi lebih leluasa untuk memonopoli Indonesia.